Senin, 05 Maret 2012



"Puisi-puisi"


“MENYESAL”
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu, miskin harta
Ah, apa guna kusesalkan
Menyesal tua tiada berguna
Hanya menambah luka sukma
Kepada yang muda kuharapkan
Atur barisan di hari pagi
Menuju ke abah
Padang bakti


puisi 2
Api suci
Selama nafas masih mengalun
Selama jantung masih memukul
Wahai api, bakarlah jiwaku
Biar mengaduh, biar mengeluh
Seperti wajah merah membara
Dalam bakaran api nyala
Biar jiwaku habis terlebur
Dalam kobaran nyala raya
Sesak mendesak rasa di kalbu
Gelisah liar mata memandang
Dimana duduk rasa dikejar
Demikian rahmat tumpahkan selalu
Nikmat rasa api menghangus
Nyanyian semata bunyi jeritku

"Kata-kata mutiARA"
=>SUKSES TIDAK DIUKUR DARI POSISI YANG DICAPAI SESEORANG DALAM HIDUP,TAPI DARI KESULITAN –KESULITAN YANG BERHASIL DIATASI KETIKA BERUSAHA MERAIL SUKSES.
=>BEKERJA DENGAN RASA CINTA BERARTI MENYATUKAN LAIN DAN KEPADA ALLAH
=>DO’A ADALAH LAGU HATI YANG MEMBIMBING KE ARAH SINGGASANA ALLAH MESKIPUN DITINGKAH OLEH SUARA RIBUAN ORANG YANG SEDANG MERATAP




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar